Riksa Uji

Riksa Uji Kompresor Udara: Deteksi Dini Cegah Ledakan di Area Produksi

Kompresor udara merupakan komponen vital dalam berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, pertambangan, hingga otomotif. Alat ini menyuplai udara bertekanan tinggi untuk menggerakkan peralatan produksi, sistem pneumatik, dan pendinginan. Namun, jika tidak diuji dan dirawat dengan benar, kompresor dapat menjadi sumber bahaya serius dari kebocoran tekanan hingga ledakan tangki udara. Inilah pentingnya melakukan riksa uji kompresor udara secara berkala.

Potensi Bahaya Kompresor Udara

  • Ledakan tangki penampung udara akibat korosi atau overpressure

  • Kebocoran sistem yang menyebabkan kehilangan tekanan dan panas berlebih

  • Kegagalan safety valve yang seharusnya melindungi tekanan berlebih

  • Kebakaran akibat pelumas atau sisa minyak terkena suhu tinggi

  • Kecelakaan operator akibat kurangnya sistem proteksi otomatis

Proses Riksa Uji Kompresor Udara

  1. Pemeriksaan fisik tangki penampung (cylinder wall thickness, korosi)

  2. Pengujian tekanan kerja maksimum (hydrotest)

  3. Kalibrasi manometer dan sistem kontrol tekanan

  4. Pemeriksaan saluran pembuangan, lubrikasi, dan filter udara

  5. Uji fungsi safety valve, check valve, dan shut-off system

Studi Kasus

Pada tahun 2022, sebuah pabrik pengepakan plastik di Bekasi mengalami kerusakan kompresor yang hampir menimbulkan ledakan. Investigasi menunjukkan bahwa tangki tidak pernah diuji hidrostatik sejak dibeli lima tahun lalu. Setelah bekerja sama dengan penyedia jasa riksa uji, perusahaan menerapkan jadwal inspeksi berkala dan berhasil menekan risiko ke level minimal.

Kesimpulan

Riksa uji kompresor bukan hanya formalitas teknis, melainkan bentuk komitmen perusahaan terhadap keselamatan kerja dan kelangsungan proses produksi. Investasi kecil dalam uji berkala bisa menyelamatkan aset dan nyawa.

Scroll to Top