Riksa Uji

Riksa Uji Panel Kontrol Otomatis: Kesiapan Teknologi Harus Diimbangi Keamanan

Di tengah pesatnya digitalisasi industri, penggunaan panel kontrol otomatis menjadi semakin umum. Panel ini mengatur berbagai proses otomatisasi dari sistem produksi, HVAC, hingga distribusi daya. Namun, peningkatan otomatisasi juga membawa potensi risiko teknis dan keselamatan. Riksa Uji panel kontrol sangat krusial untuk memastikan sistem berjalan aman, efisien, dan sesuai standar.

Mengapa Riksa Uji Diperlukan?

Panel kontrol mengatur arus listrik dan perintah sistem kerja otomatis. Kerusakan kecil pada komponen seperti relay, PLC, atau terminal kabel bisa menyebabkan:

  • Korsleting listrik dan kebakaran

  • Perintah kerja mesin tidak sesuai logika

  • Henti produksi mendadak

  • Cedera pekerja akibat sistem gagal henti darurat

Prosedur Riksa Uji Panel Kontrol

Riksa Uji dilakukan oleh teknisi bersertifikat K3 dengan pendekatan menyeluruh:

  1. Pemeriksaan visual terhadap wiring, komponen aus, dan pengotor

  2. Pengujian proteksi grounding & isolasi kabel

  3. Simulasi logika kontrol dan alarm

  4. Kalibrasi interface operator (HMI) dan indikator digital

  5. Verifikasi proteksi overload dan sistem emergency stop

Studi Kasus

Sebuah pabrik farmasi di Bandung mengalami kerugian Rp700 juta akibat sistem kontrol HVAC gagal mendeteksi suhu tinggi, yang ternyata disebabkan oleh sensor tidak terkalibrasi. Setelah kejadian itu, perusahaan mewajibkan Riksa Uji panel setiap 6 bulan dan berhasil menurunkan insiden serupa hingga 0%.

Kesimpulan

Panel kontrol otomatis memang pintar, tapi tetap perlu diperiksa manusia. Riksa Uji adalah langkah nyata memastikan bahwa otak dari sistem industri tidak menjadi pemicu bencana.

Scroll to Top